Serba-serbi Chemical Peeling

Chemical peeling, perawatan wajah yang bisa dibilang sudah tidak asing lagi terutama bagi kaum hawa. Perawatan yang satu ini sering kali menjadi alternatif oleh para wanita untuk mengatasi masalah kecantikan ataupun menjaga kecantikan wajah. Perawatan kecantikan wajah dengan teknik pengelupasan kulit ini bisa dilakukan di klinik kecantikan untuk lebih maksimal karena mendapatkan penanganan dari ahli ataupun di rumah untuk menghemat budget. Kalau di klinik kecantikan, chemical peeling acap kali ditawarkan satu paket dengan facial. Yuk, cari tahu informasi seputar chemical peeling di bawah ini!

Apa saja syarat & persiapan sebelum melakukannya?

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, setiap perawatan kecantikan menawarkan syarat & persiapan sebelum melakukannya termasuk chemical peeling.

Syarat-syaratnya, sbb:

  • Tidak dilakukan ketika jerawat masih meradang. Perawatan yang satu ini menggunakan scrub (butiran-butiran kasar) untuk mengelupas kulit. Apabila kulit wajah berjerawat, scrub ini ditakutkan dapat memicu iritasi kulit sekaligus meningkatkan keparahan pada jerawat.
  • Tidak memiliki kulit sensitif. Kulit sensitif adalah kulit yang sangat rentan mengalami iritasi karena gesekan, paparan panas, dan lain sebagainya. Ketika memaksakan diri untuk melakukan chemical peeling, ini akan memicu iritasi skala berat.
  • Tidak sedang mengandung atau menyusui. Wanita terkadang ingin selalu terlihat cantik meski tengah mengandung atau menyusui. Usahakan tidak lakukan chemical peeling untuk mewujudkan keinginan ini karena perawatan ini menggunakan bahan kimia yang ditakutkan berbahaya bagi janin atau bayi.

Persiapannya, sbb:

  • Hentikan penggunaan produk-produk kecantikan (setidaknya 3 hari sebelum perawatan dilakukan). Bentrokan antara produk kecantikan yang digunakan dengan produk yang dipakai untuk pengelupasan kulit ditakutkan memicu masalah pada kulit.
  • Lakukan konsultasi dengan dokter kulit apakah benar-benar bisa lakukan chemical peeling atau tidak.

Apa saja manfaatnya?

Manfaat dari perawatan ini di antaranya:

  • Mengatasi flek hitam. Flek hitam membuat wajah terlihat kusam dan lebih tua. Chemical peeling jadi salah satu perawatan untuk mengatasi masalah yang satu ini.
  • Menangani penuaan kulit. Muncul garis-garis halus pada wajah menjadi salah satu gejala penuaan. Semakin bertambah usia seseorang, masalah ini menjadi keriput. Akan tetapi, seseorang bisa menangani masalah ini sehingga terkesan lebih mudah dari usia sebenarnya dengan melakukan chemical peeling.
  • Mengurangi komedo. Komedo, salah satu masalah pada wajah yang bahkan telah menjadi masalah tahunan bagi setiap orang. Hal ini lantaran komedo cukup sulit dibersihkan. Namun, jika disiplin lakukan chemical peeling, komedo bisa dikurangi.

Bagaimana perawatan setelahnya?

Setelah lakukan chemical peeling, biasanya dokter akan menyarankan untuk:

  • Oleskan krim anti iritasi yang diberikan
  • Hindari paparan sinar matahari langsung (gunakan tabir surya atau pelembab yang dianjurkan jika ingin ke luar rumah)
  • Hindari penggunaan make up
  • Hindari tindakan menggaruk atau menggosok kulit
  • Jauhi produk-produk yang dapat mengelupas kulit

Tujuannya untuk meminimalisir efek samping yang fatal.

Adakah efek sampingnya?

Perawatan kecantikan non alami seperti chemical peeling tidak hanya menawarkan dampak positif tetapi juga efek negatif. Berikut ini beberapa efek samping chemical peeling:

  • Kulit menjadi tipis. Pengelupasan kulit yang pada perawatan ini akan memicu penipisan kulit. Kondisi ini jelas akan membuat kulit jadi lebih sensitif terhadap cahaya matahari.
  • Picu hiperpigmentasi. Perawatan ini juga digadang-gadang bisa memicu hiperpigmentasi (perubahan warna kulit yang lebih gelap dari semula). Bahkan, hiperpigmentasi yang dialami ini permanen.
This entry was posted in Kecantikan Wajah, Perawatan Wajah and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *