Mengenal Stroke Iskemik dan Hemoragik

Bila mendengar kata stroke, apa yang Anda pikirkan? Kemungkinan besar Anda akan berpikir bahwa ini adalah penyakit mematikan dan mengerikan karena penderita penyakit ini akan kesulitan untuk menggerakkan anggota tubuhnya, baik itu mulut, tangan, maupun kaki. Pada umumnya, penderita penyakit ini akan sangat tersiksa karena stroke dapat pula menyebabkan komplikasi seperti darah tinggi, kencing manis, gangguan paru-paru, dan lain sebagainya. Resiko terburuknya adalah kematian. Penderita penyakit ini pada umumnya mengalami stroke ringan, memiliki keluarga yang pernah terkena penyakit yang sama, mempunyai riwayat kolesterol tinggi, diabetes, dan hipertensi. Lalu, apa yang menjadi penyebab penyakit ini sendiri? Penyebabnya tergantung dari jenis stroke itu sendiri. Secara umum, ada dua jenis stroke yang perlu diketahui, yaitu:

Stroke iskemik

Apa itu stroke iskemik? Ini adalah jenis stroke yang disebabkan karena adanya gumpalan darah yang menghadang aliran darah ke otak sehingga pembuluh darah dan otak tidak bisa bekerja secara optimal. Gumpalan darah ini sendiri terjadi karena banyaknya kolesterol ataupun kerusakan yang terjadi pada dinding pembuluh darah. Selain kadar kolesterol yang tinggi, stroke jenis ini sendiri bisa disebabkan karena tekanan darah tinggi dan kadar gula yang tinggi yang menyebabkan diabetes yang sulit terkontrol. Oya, detak jantung yang tidak teratur juga bisa menjadi penyebab penyakit ini.

Beberapa penelitian menyebutkan bahwa stroke iskemik ini sendiri tidak hanya dialami oleh orang-orang yang sudah berusia 65 tahun ke atas tapi juga orang-orang yang umurnya lebih mudah. Orang-orang tua yang mengalami masalah kesehatan ini pada umumnya mengalami penyempitan arteri yang disebabkan oleh usia yang terus menerus bertambah setiap tahunnya, berat badan yang berlebihan (terlalu gendut), konsumsi alkohol dan rokok, riwayat keluarga yang memiliki penyakit jantung dan diabetes, serta kadar kolesterol yang tinggi. Sementara itu, orang-orang yang berusia muda bisa mengalami penyakit ini karena gangguan pembekuan darah, migrain, penggunaan obat kontrasepsi, dan cidera kepala karena kecelakaan.

Stroke hemoragik

Stroke jenis ini disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah di otak yang menyebabkan pendarahan pada permukaan otak. Penyebab utama pecahnya pembuluh darah ini sendiri adalah karena tekanan darah yang tinggi yang juga melemahkan arteri pada otak. Btw, tekanan darah tinggi atau dikenal dengan sebutan hipertensi ini dipicu oleh stres, merokok, kurang olahraga, obesitas, dan konsumsi alkohol. Oya, bagi penderita penyakit kencing manis, detak jantung yang sering tidak beraturan, dan penyakit katup jantung, resiko stroke hemoragik juga bisa mereka alami. Di sisi lain, orang-orang yang pernah mengalami trauma atau cidera pada kepalanya juga rentan terkena penyakit ini. Begitu juga dengan orang-orang yang suka mengkonsumsi obat-obatan untuk pencegah pembekuaan darah, resiko terkena stroke jenis ini juga cukup besar. Perlu diketahui bahwa obat-obatan tersebut akan membuat darah susah menggumpal dan ketika terjadi kecelakaan yang membuat bagian tubuh terluka, pendarahan akan sulit untuk dihentikan.

Adakah cara untuk menghindari kedua jenis stroke ini? Jelas ada, apalagi jika sudah mengetahui apa saja penyebabnya. Ya, tak dapat dipungkiri bahwa pola hidup sehat yang menjadi kunci utama untuk menghindari stroke. Dengan rajin berolahraga, mengkonsumsi makanan dan minuman sehat, dan istirahat yang cukup, kondisi kesehatan tubuh akan selalu terjaga dengan optimal. Dengan begitu, resiko untuk terkena gangguan kesehatan akan mengecil dan harapan untuk hidup sehat dan bahagia pun akan sangat besar.

This entry was posted in Penyakit, Stroke and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *