Mencegah Kebotakan Akibat Rambut Rontok

Rambut yang tipis dapat memperlihatkan dengan jelas kondisi kulit kepala. Apalagi semakin rontok membuat helai rambut kian berkurang. Rambut rontok dapat mengakibatkan kebotakan. Betapa tidak, helaian rambut yang gugur jumlahnya lebih besar dibandingkan pertumbuhannya yang sedikit, lama kelamaan tidak akan stabil dan menyebabkan rambut habis. Kepala yang botak tentu akan membuat rasa percaya diri menurun, terlebih bila tidak menyukai model rambut yang demikian. Sebelum masalah tersebut menjadi semakin parah, berikut tips yang sebaiknya dilakukan untuk mencegahnya:

Jangan sembarang pakai shampo

Shampo memiliki fungsi masing-masing untuk merawat kecantikan rambut dan kulit kepala. Ada yang khusus untuk menjaga kekuatan rambut, melembabkan, menyuburkan, menghitamkan, dan lain sebagainya. Supaya fungsinya sesuai dengan masalah rambut yang sedang dialami, pastikan memilih jenis shampo yang tepat. Misal shampo dengan kandungan ginseng yang efektif menjaga kekuatan rambut dari akar-akar hingga batangnya. Ini akan menjadi solusi tepat untuk mencegah kerontokan rambut sebelum rusak parah. Ingat, perlu memperhatikan kegunaan shampo pada saat memilih, sekaligus memastikan masih baik untuk digunakan yakni dari tanggal kadaluarsa, izin Badan POM, dan kandungan yang terdapat di dalamnya agar hasilnya aman dan menyenangkan.

Jangan terlalu sering menggunakan alat kecantikan rambut

Memakai alat kecantikan rambut menjadi salah satu cara untuk membuat penampilan menjadi oke, baik itu catokan, hair dryer, blow dryer, rol, dan lain sebagainya. Seperti halnya catokan ada yang untuk meluruskan rambut sehingga terlihat rapi, ada pula yang dapat digunakan sebagai pengeriting guna membuat rambut ikal dan terlihat menarik. Menggunakan berbagai macam alat kecantikan tersebut memang sangat menggiurkan, apalagi kalau ingin jalan-jalan bersama pasangan. Namun, ada anyak resiko yang didapat apabila alat kecantikan rambut tersebut dipakai secara berlebihan, selain membuat rambut rapuh dan kering, juga kusam. Hal ini dikarenakan efek daripada penggunaan alat kecantikan seperti di atas dapat melemahkan batang rambut terutama pada akarnya sehingga dapat membuat mahkota kepala tersebut menjadi tambah rusak.

Jangan mengikat rambut terlalu kuat

Kebiasaan buruk mengikat rambut terlalu kuat juga menjadi persoalan menyebabkan rambut rontok. Akar rambut yang ditarik paksa tentu bisa cabut bahkan dengan jumlah yang tidak sedikit. Di samping itu, rambut yang diikat dengan amat kuat terlebih lagi kalau masih dalam kondisi basah dapat membuat kepala pusing. Hal ini dikarenakan kulit kepala tidak memperoleh oksigen yang baik. Bahkan, masalah ini bisa memicu datangnya ketombe pada bagian kulit kepala tersebut. Guna menghindari masalah rambut rontok perlu menghindari perilaku buruk satu ini dan tidak menimbulkan berbagai perkara lainnya.

Jangan menyisir rambut dengan memaksa

Selain mengikat rambut dengan sekuat tenaga, menyisir secara memaksa juga termasuk salah satu faktor penyebab rambut rontok. Perkara ini memang terlihat sepele, terlebih kondisi di mana diri ingin dandan dalam waktu cepat demi mengejar waktu. Namun demikian, tentu banyak efek samping yang ditimbulkan. Menyisir dengan cara memaksa akan merusak kondisi rambut, tak hanya cabut dari akar tetapi juga patah. Tentu saja panjangnya rambut relatif tidak sama dan inilah yang juga menyebabkan penampilan rambut rusak. Sebaiknya sisir rambut sebelum mandi supaya sehabis mandi kondisi rambut tidak terlalu kusut atau lebih mudah ditata.

Masalah rambut rontok pada awalnya sering kali terlihat sepele bahkan lebih sering diabaikan. Namun fatalnya bisa memicu kebotakan yang terkadang di luar dugaan. Tidak ingin mengalami hal demikian? Segera cegah kerontokan rambut sebelum terlambat.

This entry was posted in Kecantikan and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *